

1. Tugas,
Tanggung Jawab, Dan Peluang Mahasiswa Dalam Bisnis
Secara
konvensional mahasiswa adalah generasi muda yang melanjutkan studi atau belajar
di perguruan tinggi, mahasiswa adalah generasi muda yang baelajar di perguruan
tinggi menempatkan posisi mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat perguruan
tinggi, yang merupakan tempat segala bentuk ilmu, salah satunya adalah ilmu
kewirausahaan. Mahasiswa sebagai masyarakat intelektual dituntut bukan hanya
cerdas dan terampil dalam ilmu pengetahuan saja akan tetapi lebih dari itu juga
harus mampu melihat dan mencerna berbagai peluang-peluang bisnis yang ada. Banyak
sekali peluang-peluang mahasiswa dalam bisnis misalnya:
a.
Menjual
Barang
Menjual
barang merupakan salah satu peluang mahasiswa dalam bisnis, kegiatan ini bisa
dilakukan secara perorangan ataupun perkelompok. Kegiatan ini bisa dilakukan
oleh mahasiswa disela-sela waktu kuliah. Barang-barang yang dapat dijual oleh
mahasiswa misalkan, menjual pakaian, menjual barang-barang hasil kerajinan.
b.
Menjual
keahlian
Mahasiswa
sebagai masyarakat perguruan tinggi yang merupakan tempat segala bentuk ilmu,
oleh karena itu pasti mahasiswa memiliki keahlian-keahlian yang bisa dijual. Misalkan
mahasiswa yang kuliah di bidang komputer bisa menjual berbagai macam software-software sederhana ke berbagai
perusahaan ataupun toko-toko, atau menjual jasa perakitan dan service komputer.
Mahasiswa yang kuliah dibidang bahasa bisa menjual jasa les private kepada murid-murid Sekolah Dasar
ataupun menjual jasa penterjemah. Mahasiswa yang gemar menulis misalkan dapat
membuat semacam tulisan-tulisan cerpen, artikel ataupun tulisan yang lainnya
lalu bisa diterbitkan di majalah-majalah atupun koran-koran lokal maupun koran
kompas.
c.
Menjadi
Karyawan
Pada
prinsipnya karyawan akan mendapat gaji yang tetap, mahasiswa bisa menjadi
karyawan paruh waktu pada perusahaan yang menerima karyawan paruh waktu. Jadi mahasiswa
dapat bekeraja pada waktu-waktu luang ketika mahasiswa tidak ada jam kuliah.
Dengan berwirausaha ketika masih menjadi
mahasiswa dapat menambah pengalaman tentang bagaimana dunia kerja, jadi ketika
lulus mahasiswa itu tidak perlu lagi beradaptasi ketika mendapatkan pekerjaan
karena pengalaman kerja sudah didapatkan ketika masih kuliah.
2. Mahasiswa
Dan Jiwa Enterpreneurship
Pahlawan devisa, kata-kata itu
seringkali kita dengar di berbagai media terutama di negara kita negara
indonesia. Apabila kita mendengar kata pahlawan devisa fikiran kita tertuju
kepada Tenaga Kerja yang bekerja diluar negeri, akan tetapi pahlawan devisa bukan
hanya ditujukan kepada para Tenaga kerja saja, ternyata mahasiswa juga bisa
disebut pahlawan devisa. Kenapa demikian? Menurut Handout Strategy
e-Business bagian 1, mahasiswa
yang berasal dari para mahasiswa berjumlah 342 Orang mahasiswa dari 342 mahasiswa
tersebut mereka sudah mendapatkan penghasilan sampai lebih dari $1000 dengan
jumlah yang tidak sedikit yaitu 14 Orang mahasiswa, jumlah yang tidak sedikit
apabila kita melihat kurs rupiah terhadap dolar per tanggal 1 September 2014
yaitu Rp. 11.769,- (sumber: www.bi.go.id) per 1 dolarnya, jadi jika kita kalkulasi
penghasilan mahasiswa tadi sebesar lebih dari Rp. 11.769.000,- jumlah yang
sangat fantastis. Berdasarkan sumber dari kementrian koperasi dan UKM jumlah
entrepreneur di indonesia hanya sekitar 1,25% padahal agar suatu negara itu
bisa dikatakan berkembang harus memiliki jumlah entrepreneur sebanyak 2,5%.
Oleh karena
itu tugas perguruan tinggi lah yang bertanggung jawab menghasilkan entrepreneurship-entrepreneurship
muda dengan memberikan semacam mata kuliah atau pelatihan-pelatihan bagi
mahasiswa yang berkaitan dengan ilmu tentang kewirausahaan. Saat ini pemerintah
indonesia juga memberikan peluang bagi mahasiswa-mahasiswa yang ingin
mengembangkan diri dibidang kewirausahaan melalui program-program pemerintah
seperti: Program Kretaivitas Mahasiswa (PKM), Program Wirasusaha Mahasiswa
(PWM), selain pemerintah swasta pun memberikan peluang bagi pemuda-pemuda di
indonesia contohnya PT. Bank Mandiri mengeluarkan program Wirausaha Muda
Mandiri yang ditujukan bagi pemuda dan mahasiswa indonesia yang bertujuan untuk
mengubah pola fikir mahasiswa dan kaula muda indonesia agar mau berwirausaha
agar mengurangi tingkat pengangguran di indonesia.
Selain
program-program dari pemerintah maupun swasta yang sudah disebutkan diatas,
program-program kewirausahaan juga dimasukkan didalam kurikulum perguruan
tinggi, contohnya adanya mata kuliah kewirausahaan, diharapakan dengan adanya
porgram kurikulum diperguruan tinggi ini mahasiswa mendapatkan bekal ilmu dan
dapat langsung mempratekkan ilmunya didunia nyata. Dengan adanya mata kuliah
kewirusahaan mahasiswa juga mendapatkan informasi mengenai
keuntungan-keuntungan jika seseorang berwirausaha. Didalam dunia kerja juga
ilmu tentang kewirausahaan ini sangat diperlukan, misalnya bagaimana pemasaran
produk didalam suatu perusahaan agar perusahaan tersebut mendapatkan keuntungan
yang besar sesuai dengan tujuan yang diinginkan, secara tidak langsung
mahasiswa dapat berfikir bagaimana caranya agar perusahaan tersebut dapat
mendapatkan uang yang lebih agar mendapatkan keuntungan.
3. Perbandingan Antara Model Bisnis Tradisional dengan
model bisnis modern
Model bisnis
tradisional dapat kita sebut dengan Pasar tradisional, pasar tardisional merupakan
tempat proses transaksi jual beli secara langsung, maksudnya pembeli dan
penjual bertemu didalam satu lokasi, terdapat proses tawar menawar antara
penjual dan pembeli, pasar tradisional sudah banyak sekali menjamur di
kota-kota maupun didesa, contohnya pasar Bringharjo di Yogyakarta, Pasar Legi
di Jombang Provinsi Jawa Timur, dan banyak lagi pasr-pasar tradisional di
berbagai daerah di indonesia ini. Sedangkan model bisnis modern dapat kita
sebut dengan pasar modern, pasar modern adalah salah satu set dinamis teknologi,
aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan
pelanggan melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, contoh pasar
modern adalah e-business ataupun e-commerce. Jadi antara pasar tradisional
dengan perdagangan modern memiliki kesamaan antara adanya penjual dan pembeli,
dan sama-sama adanya transaksi jual beli. Yang membedakan keduanya adalah media
masing-masing pasar tersebut, dalam bertransaksi pasar modern menggunakan media
internet atau istilah kerennya e-commerce sedangkan pasar tradisional
masih bertemunya antara penjual dan pembeli.
Dengan menggunakan
e-commerce penjual dengan mudah menjual barang ataupun jasa yang ditawarkan
tanpa harus bertemu dengan pembeli, karena e-commerce menggunakan teknologi internet. Banyak orang
berfikir dengan menggunakan e-commerce sama saja kita membeli barang di
toko, padahal bukan hanya itu kehandalan yang bisa dilakukan oleh e-commerce.
Dengan e-commerce kita bisa melaukan perdagangan online,
transaksi bisnis antar perusahaan, dan internet banking.
4. Global
Advertising Berdasarkan
Segmen
Strategy iklan
harus mampu menjawab pertanyaan dasar
dari rancangan sebuah sebuah kampanye periklanan yang dirumuskan dalam 5W + 1H , yaitu:
a. What : apa tujuan iklan ?
b. Who : siapa khalayak yang akan
dijangkau ?
c. When : kapan iklan dipasang ?
d. Where : di mana iklan dipasang ?
e. Why : mengapa harus demikian ?
f. How : bagaimana bentuk iklannya ?
Tujuan
dari strategi adalah usaha untuk menciptakan iklan yang efektif, oleh karena
itu selain rumusan pertanyaan 5W + 1H maka pengetahuan yang cukup tentang
produk, persaingan pasar atau kompetitor dan analisis mendalam tentang konsumen
merupakan kunci pokok yang harus diketahui oleh pemasar sebelum merumuskan
sebuah strategi.
Jika
usaha yang dijalankan dalam bidang teknologi tentunya sasaran segmen pasar yang
harus menjadi sasaran adalah segmen pasar yang mengerti tentang teknologi
internet, minimal bisa mengoperasikan internet, karena jika pasar tidak
memahami teknologi internet tidak mungkin pelanggan akan membeli produk atau
jasa yang ditawarkan di e-commerce kita.
5. Implementasi e-Business yang
tepat bagi mahasiswa
E-Business
merupakan kegiatan berbisnis di Internet yang tidak saja meliputi pembelian,
penjualan dan jasa, tapi juga meliputi pelayanan pelanggan dan kerja sama
dengan rekan bisnis (baik individual maupun instansi).
E-business
diturunkan dari istilah seperti “e-mail” dan “e-commerce”, yaitu bisnis di
internet. E-business adalah istilah yang lebih umum dari e-commerce karena
tidak hanya mengarah pada aktifitas membeli dan menjual melainkan melayani
konsumen dan bekerja sama dengan rekan-rekan bisnis lainnya atau dengan kata
lain E-business merupakan interaksi dengan rekan-rekan bisnis.
Salah
satu yang pertama kali menggunakan istilah tersebut adalah IBM, bulan oktober
1997. sekarang perusahaan-perusahaan besar kembali memikirkan bisnis mereka di
dalam hal internet dengan kebudayaan dan kemampuanya yang baru.
Perusahaan-perusahaan sekrang menggunakan web untuk membeli peralatan dan
persediaan dari perusahaan lain untuk kemudian bekerja sama dalam promosi
penjualan, dan mereka melakukan penelitian bersama-sama. Dengan memanfaatkan
kenyamanan , keberadaan dan jangkauan yang mencapai seluruh dunia, banyak
perusahaan seperti Amazon.com dan eBay.com.
Berbicara
tentang implementasi E-Business, ada banyak sekali implementasi e-business yang
dapat di lakukan antara lain:
1)
Adverting Program
2)
Pay Per Click Advertising
3)
Cost Per Mile Advertising
4)
Text Link Ads
5)
In-Text Ads
6)
Advertising Widgets
7)
Advertising Space
8)
RSS Adverts
9)
Audio Advertising
10)
Pop-Ups
11)
Affiliate Program
12)
Product Reviews
13) Write
an E-Book
14) Write
a Hardback Book
15) Write
Tutorial & Guides
16)
Teaching Program
17) Live
Workshops
18) Host a
Webinar
19) Be a
Consultant
20)
Sponsors for a Event
21)
Membership Site
22)
Private Forum
23) Email
Marketing
24) Surveys
& Polls
25) Paid
Directory Listings
26) Job
Boards
27) Jual
beli domain
28) Domain
parking
29)
Auction Your Website
30)
Selling Your Product
31)
E-Commerce
32)
E-Business
Diantara implementasi e-commerce di atas ada beberapa
yang populer yaitu
·
Pay Per
Click (PPC)
PPC adalah salah satu program bisnis diinternet yang
akan membayar setiap klik yang terjadi pada space iklan yang dipasang
pada website atau blog. Salah satu Bisnis online PPC yang sangat terkenal dan
banyak membuat membernya sukses mengeruk dollar adalah Google AdSense.
Selain pembayaran hasil PPC lebih tinggi dan Google Adsen benar – benar
membayar. Google AdSense merupakan ladangnya para pebisinis di internet untuk
mendapatkan dollar melalui bisnis online.
·
Affiliate
Program
Affiliate Program adalah sebuah bisnis yang biasa kita
kenal sebagai calo, bedanya dengan di internet marketing adalah
mempromosikan dan menjual barang atau jasa milik orang lain melalui
website pribadi kita dimana bila terjadi penjualan dari affiliate kita, maka
kita akan mendapatkomisi komisi dari pemilik barang atau jasa sesuai yang
telah di tentukan. Adapun beberapa perusahaan online shop yang memerikan
program affiliate program diantaranya amazon.com , clickbank.com, ebay.com
·
Forex
Trading
Foreign Exchange (forex) atau biasa dikenal
sebagai valuta asing (valas) merupakan salah satu pilihan investasi yang
saat ini berkembang di Indonesia bahkan di dunia saat ini. Forex
Trading adalah transaksi dengan melakukan perdagangan nilai tukar mata uang
asing di pasar uang internasional. Pasar forex merupakan pasar uang
terbesar di dunia.
Siapa saja pelaku pasar forex?? Pelaku pasar forex
adalah pemerintah-pemerintah di dunia, bank-bank dunia, perusahaan
internasional, spekulan valas maupun individu. Dengan banyaknya para pemain di
pasar forex menyebabkan perputaran uang menjadi sangat cepat. Transaksi yang
terjadi lebih dari 1,9 triliun US dollar setiap hari sehingga membuat uang
dapat berpindah tangan dari satu tempat ke tempat lain hanya dalam beberapa
detik.
·
Online Shop
Online shop adalah bisnis menjual barang/jasa melalui
internet, barang/jasa yang di jual atau ditawarkan dipromosikan melalui website
dan pembayaran juga dilakukan dengan melalui transfer. Di sini pembeli dan
penjual tidak bertemu secara langsung. Untuk membuat bisnis online agar barang
dagangan/jasa yang ingin kita tawarkan laku modal utama adalah keramahan dan
kejujuran. Ramah dalam menangani konsumen yang bertanya-tanya produk yang di
pajang di website, jujur mengirimkan barang sesuai dengan permintaan konsumen
pembeli. Beberapa contoh online shop indonesia Bhinnekka.com (toko Online
Elektronik), zalora.co.id (Toko online fashion) , lazada.co.id, amazon.com.
ebay.com, dan masih banyak lagi website yang menjual barang dan jasa lainnya
yang memanfaatkan media online.